Peristiwa

Diduga Mabuk Miras di Mess, Keributan Sesama Warga NTT di Ungasan Berujung Luka Tusuk

Aparat kepolisian mengamankan lokasi keributan yang melibatkan sekelompok pria di kawasan Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Minggu (25/1/2026). (Foto: Istimewa)
Aparat kepolisian mengamankan lokasi keributan yang melibatkan sekelompok pria di kawasan Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Minggu (25/1/2026). (Foto: Istimewa)

BADUNG, INFODEWATA.COM – Keributan antarwarga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga dipicu konsumsi minuman keras terjadi di sebuah mess di Jalan Laungui Toyaning, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu (25/1/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang pria mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Insiden ini melibatkan sekelompok pria yang awalnya berkumpul dan menenggak minuman beralkohol bersama. Berdasarkan keterangan kepolisian, keributan terjadi sekitar pukul 19.00 WITA setelah muncul kesalahpahaman akibat ucapan salah satu orang di dalam mess.

Rumah Warga Melaya Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta Diduga Akibat Api Dupa

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa suasana yang semula kondusif berubah menjadi ricuh seiring meningkatnya pengaruh alkohol.

“Awalnya mereka minum bersama tanpa masalah, namun setelah beberapa orang mabuk, terjadi kesalahpahaman yang memicu perkelahian,” ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (27/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, dua pria asal NTT menjadi korban. Korban pertama berinisial PKN (20), asal Kabupaten Sumba Timur, mengalami luka tusuk di bagian punggung kanan. Berdasarkan keterangan korban, ia sempat menegur agar keributan dihentikan, namun justru menjadi sasaran pengeroyokan dan ditusuk menggunakan pisau oleh terduga pelaku berinisial OTA (20), asal Kabupaten Sumba Tengah, NTT.

Sementara korban kedua, MB (24), asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, mengalami luka akibat lemparan batu bata yang mengenai punggung dan lengannya saat berusaha melerai pertikaian. Lemparan tersebut menimbulkan rasa nyeri sehingga korban membutuhkan penanganan medis.

Saksi mata berinisial ITA (25), asal Kabupaten Sumba Tengah, NTT, mengungkapkan bahwa ia datang ke lokasi sekitar pukul 18.00 WITA dan sempat ikut duduk bersama rekan-rekannya sambil mengonsumsi minuman keras.

“Awalnya biasa saja, tapi setelah mabuk, ada ucapan yang membuat emosi dan akhirnya saling pukul,” kata saksi kepada petugas.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Bali Jimbaran untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian telah mengamankan situasi dan melakukan penyelidikan terhadap para pihak yang terlibat.

Saat ini, kasus perkelahian yang melibatkan warga NTT tersebut ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan untuk proses hukum dan pendalaman lebih lanjut. Kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari konsumsi minuman keras berlebihan guna mencegah terjadinya konflik yang berujung tindak kekerasan. (*)

Aksi Pencurian Laptop di Minimarket Karangasem Terekam CCTV, Pemilik Alami Kerugian Besar

Bagikan