TABANAN, INFODEWATA.COM – Bangunan Bale Gong di Pura Puseh Dasar, Banjar Dinas Senganan Kangin, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, roboh akibat diterjang angin kencang pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 13.30 WITA. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp600 juta.
Bendesa Adat Senganan, I Nyoman Nasta (65), menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang berada di sekitar area pura. Saksi mendengar suara gemuruh dari arah pura sebelum mendapati bangunan Bale Gong telah roboh.
“Setelah menerima informasi itu, saya segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas Desa Senganan untuk ditindaklanjuti,” ujar Nyoman Nasta.
Salah seorang saksi mata, I Putu Wina Adi Saputra (20), mengaku saat kejadian dirinya sedang berada di warung di depan Pura Puseh Dasar. Ia mendengar suara keras menyerupai gemuruh, lalu mengetahui bahwa Bale Gong telah ambruk. Kesaksian serupa juga disampaikan oleh saksi lainnya, I Gusti Putu Agung Sukayasa (32).
Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Penebel bersama Bhabinkamtibmas Desa Senganan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Petugas melakukan pendataan, mengumpulkan keterangan para saksi, serta mendokumentasikan kondisi bangunan yang roboh.
Kapolsek Penebel, I Gusti Kade Alit Murdiasa, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, robohnya Bale Gong diduga kuat disebabkan oleh angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta,” jelasnya.
Saat ini, pihak desa adat bersama aparat terkait masih berkoordinasi untuk langkah penanganan lanjutan, termasuk pengamanan area pura dan perencanaan perbaikan bangunan yang rusak. Pemerintah desa juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan. (*)

