Pariwisata

Penumpang Pertama 2026 Disambut Kalungan Bunga di Bandara Ngurah Rai

Seorang penumpang cilik mancanegara mengenakan kalungan bunga saat mendapat sambutan khusus dari manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada momen penumpang pertama Tahun Baru 2026 di Bali. (Foto: Istimewa)
Seorang penumpang cilik mancanegara mengenakan kalungan bunga saat mendapat sambutan khusus dari manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada momen penumpang pertama Tahun Baru 2026 di Bali. (Foto: Istimewa)

BADUNG, INFODEWATA.COM – Tahun Baru 2026 diawali dengan suasana hangat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Penumpang pertama yang tiba di Bali pada Kamis (1/1/2026) mendapat sambutan khusus dari pengelola bandara sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna jasa penerbangan.

Tak hanya penumpang pertama yang datang, penghargaan serupa juga diberikan kepada penumpang terakhir yang meninggalkan Pulau Dewata di awal tahun ini. Penyambutan dilakukan melalui pengalungan bunga dan pemberian suvenir yang diserahkan langsung oleh CEO Regional II Angkasa Pura Indonesia, Wahyudi, bersama General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati. Momen tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan tarian khas Bali sebagai upaya memperkenalkan budaya lokal kepada para penumpang.

WN Rusia Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kerobokan, Diduga Depresi Akibat Konflik Perang

Communication & Legal Division Head Angkasa Pura Indonesia, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan kegiatan ini berlangsung di tengah tingginya pergerakan penumpang pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sepanjang 24–31 Desember 2025, Bandara Ngurah Rai melayani total 581.709 penumpang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 320.246 penumpang tercatat datang ke Bali, terdiri atas 185.478 penumpang internasional dan 134.768 penumpang domestik. Sementara itu, penumpang yang meninggalkan Bali mencapai 261.463 orang, dengan rincian 150.299 penumpang internasional dan 111.164 penumpang domestik.

“Secara persentase, arus kedatangan masih mendominasi dengan porsi 55 persen, sedangkan arus keberangkatan sebesar 45 persen,” ujar Gede Eka Sandi pada Kamis sore.

Ia juga menyebutkan puncak pergerakan penumpang selama masa Posko Angkutan Nataru terjadi pada 28 Desember 2025. Pada hari tersebut, Bandara Ngurah Rai melayani 83.318 penumpang, terdiri atas 43.645 penumpang datang atau 52 persen dan 39.673 penumpang berangkat atau 48 persen. Angka ini meningkat sekitar 26 persen dibandingkan rata-rata harian sepanjang 2025 yang berada di kisaran 66.222 penumpang.

Menurutnya, tingginya arus penumpang tersebut menegaskan posisi Bali sebagai destinasi unggulan nasional, khususnya pada momen libur akhir tahun. “Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama Pulau Dewata berkomitmen memberikan layanan kebandarudaraan yang aman, andal, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan dan memorable bagi setiap penumpang,” pungkasnya. (*)

Bagikan