Peristiwa

Nelayan Asal Medewi Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Mengapung dengan Mesin Masih Menyala

Tim Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana melakukan pencarian terhadap nelayan yang diduga hilang saat melaut di perairan Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Istimewa)
Tim Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana melakukan pencarian terhadap nelayan yang diduga hilang saat melaut di perairan Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Istimewa)

JEMBRANA, INFODEWATA.COM – Seorang nelayan bernama Asmuri (43), warga Banjar Persinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Medewi, Sabtu (1/8/2026) dini hari. Hingga Sabtu sore, tim SAR bersama aparat kepolisian dan nelayan setempat masih melakukan pencarian terhadap korban.

Peristiwa tersebut diketahui setelah rekan sesama nelayan menemukan perahu milik korban mengapung di tengah laut sekitar pukul 01.00 WITA. Saat ditemukan, mesin perahu masih dalam kondisi menyala, namun korban tidak berada di atas kapal.

Turis Australia Terluka, Toyota Rush Tabrak Pembatas dan Tiang Lampu di Tol Bali Mandara

Mengetahui kondisi tersebut, para nelayan yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pencarian di perairan sekitar. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga kejadian itu dilaporkan kepada aparat berwenang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Asmuri berangkat melaut seorang diri pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.00 WITA untuk mencari ikan di perairan Pantai Medewi menggunakan perahu miliknya.

Setelah menerima laporan, personel Polsek Pekutatan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, berkoordinasi dengan nelayan setempat, serta membantu proses pencarian korban.

Sementara itu, Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana mulai mengerahkan personel sejak Sabtu pagi. Tim SAR melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban, sekitar 100 meter dari bibir pantai.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan, mengatakan hingga kini korban masih belum ditemukan.

“Saat ini kami masih melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, korban berangkat melaut seorang diri sehingga proses pencarian difokuskan di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban. Tim SAR juga berencana memperluas area pencarian apabila korban belum ditemukan.

“Astungkara korban dapat segera ditemukan. Kami akan terus berupaya melakukan pencarian dan memperluas area penyisiran,” kata Dewa Hendri.

WNA Inggris Ditemukan Meninggal di Villa Ubud, Diduga Akibat Faktor Usia dan Kondisi Kesehatan

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dengan melibatkan tim SAR, kepolisian, serta masyarakat nelayan setempat.

Share