GIANYAR, INFODEWATA.COM – Setelah sempat dinyatakan hilang sejak Jumat (15/5), seorang petani asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, bernama I Made Yuda (64), akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu (16/5) siang.
Korban ditemukan di pinggir aliran Sungai Petanu setelah tim gabungan bersama warga melakukan pencarian intensif sejak malam sebelumnya.
Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi memimpin langsung proses pencarian setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tegallalang pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.30 WITA.
Peristiwa bermula pada Jumat sekitar pukul 13.00 WITA ketika korban berpamitan pergi menuju sawah atau tegalannya untuk mencari perlengkapan upacara. Namun hingga malam hari sekitar pukul 19.00 WITA, korban tak kunjung pulang ke rumah.
Anak korban, I Made Weda, yang merasa khawatir kemudian berusaha mencari ayahnya ke rumah sejumlah kerabat, namun hasilnya nihil.
Keluarga bersama warga setempat, dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Kenderan, lalu melakukan pencarian di area tegalan milik korban pada malam hari.
Dalam pencarian awal tersebut, warga hanya menemukan sandal jepit dan payung milik korban di sekitar lokasi. Upaya pencarian swadaya berlangsung hingga Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WITA, namun korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Sabtu pagi dengan melibatkan personel Polsek Tegallalang, BPBD Kabupaten Gianyar Regu D, serta masyarakat sekitar.
Sekitar pukul 10.00 WITA, pencarian mulai menemukan titik terang setelah salah seorang saksi menemukan pisau milik korban di tepi jurang.
Tim kemudian menyusuri area tersebut dan menemukan korban berada di dasar jurang, tepat di pinggir Sungai Petanu.
Sejumlah warga langsung turun menggunakan tali pengaman untuk menjangkau korban, sementara warga lainnya mencari akses alternatif melalui wilayah Tempuk Kulu, Tampaksiring.
Tim BPBD Gianyar yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.10 WITA segera melakukan proses evakuasi menggunakan rescue rope dan peralatan penyelamatan lainnya.
Berkat kerja sama tim gabungan dan gotong royong warga, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dasar jurang sekitar pukul 11.40 WITA.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam keadaan sadar dan hanya mengalami luka ringan serta lecet di bagian paha akibat terjatuh ke area jurang.
Untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Sanjiwani Gianyar.

