BULELENG, INFODEWATA.COM – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur Singaraja-Denpasar KM 7,2 tepatnya di Banjar Dinas Prabakula, Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Rabu (13/5) pagi. Seorang pelajar berinisial KDW (17) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan sebuah truk.
Korban yang merupakan warga Desa Anturan, Buleleng, sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Buleleng akibat mengalami luka berat berupa patah tulang rusuk kiri dan tidak sadarkan diri. Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor DK 4127 SK dari arah utara menuju selatan.
Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalur menurun dan menikung, korban diduga mencoba mendahului kendaraan lain yang identitasnya belum diketahui.
Saat melakukan manuver mendahului, korban disebut mengambil jalur terlalu ke kanan hingga kehilangan kendali dan terjatuh ke badan jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk bernomor polisi DK 8506 PO yang dikemudikan pria berinisial DAR (29). Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
“Korban mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan di RSUD Buleleng. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Iptu Yohana saat dikonfirmasi, Kamis (14/5).
Menerima laporan kejadian tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor saat mendahului kendaraan di jalur menikung yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
Akibat insiden tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 juta. Kasus kecelakaan itu kini masih ditangani Unit Lakalantas Polsek Sukasada.
Polisi mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan memperhatikan kondisi jalan, terutama di jalur rawan kecelakaan.
“Kita mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan selalu memperhatikan kondisi jalan saat berkendara, khususnya di jalur rawan,” tutupnya.

