KARANGASEM, INFODEWATA.COM – Sebuah bangunan vila di kawasan Sidemen, Kabupaten Karangasem, ludes terbakar setelah tersambar petir pada Kamis pagi (30/4/2026). Peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai lebih dari Rp200 juta.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem, I Made Suartika, menjelaskan bangunan yang terbakar merupakan vila berukuran 6×10 meter milik Ida Ayu Putri Mayuni (46). Bangunan tersebut diketahui biasa digunakan sebagai tempat meditasi bagi wisatawan.
“Yang terbakar bukan vila untuk tempat menginap, melainkan bangunan yang digunakan untuk meditasi,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan pemilik, sambaran petir terjadi dua kali. Sambaran pertama tidak menimbulkan dampak berarti, namun sambaran kedua memicu percikan api yang kemudian dengan cepat membesar.
Api dengan mudah menjalar karena bagian atap bangunan menggunakan bahan ilalang yang mudah terbakar. Kondisi tersebut mempercepat penyebaran api hingga menghanguskan seluruh bangunan.
Sejumlah karyawan vila sempat berupaya menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam bangunan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkartan Karangasem mengerahkan lima unit armada dari Pos Selat dan Pos Kota dengan total 14 personel. Proses pemadaman menghabiskan sekitar 20 ribu liter air hingga api berhasil dipadamkan.
“Pemadaman telah berhasil dilakukan, dan kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp200 juta,” tambah Suartika.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kejadian ini menjadi pengingat akan potensi bahaya sambaran petir, terutama pada bangunan dengan material yang mudah terbakar.

